Koleksi Wayang

Sebagai lembaga pendidikan seni pedalangan tertua dan terlengkap di Indonesia, Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta memiliki koleksi wayang yang cukup lengkap dan representatif. Koleksi ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus sebagai penunjang kegiatan penelitian di bidang pedalangan. Wayang yang dimiliki mencakup berbagai ragam wayang di Indonesia, tidak terbatas pada wayang kulit gaya Surakarta sebagai gaya mayor yang dipelajari. Oleh karena itu, Prodi Seni Pedalangan mampu memberikan wawasan yang lebih luas dan komprehensif mengenai kekayaan seni budaya wayang di Nusantara.


Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta memiliki beberapa kotak wayang kulit gaya Surakarta yang berkualitas baik dan terawat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pembelajaran secara optimal. Keberadaan koleksi ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar seni pedalangan gaya Surakarta mulai dari mengenal dan mengamati tentang bentuk, karakter, serta ciri khas wayang gaya Surakarta; hingga belajar mendalang wayang kulit purwa gaya Surakarta.


Wayang Kulit Purwa Gaya Yogyakarta

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta juga memiliki koleksi wayang kulit gaya Yogyakarta yang terawat dengan baik sebagai bagian dari sarana pembelajaran dan pengayaan wawasan mahasiswa. Koleksi ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan pengetahuan lintas gaya dalam tradisi pedalangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami gaya Surakarta. Diharapkan mahasiswa dapat mengenali, mengkaji, dan mempraktikkan kemampuan mendalang dalam gaya Yogyakarta. Wayang kulit gaya Yogyakarta merupakan gaya pewayangan yang berkembang di lingkungan Keraton Yogyakarta dan tersebar dalam daerag geografis budaya Yogyakarta.


Wayang Kulit Jawa Timuran

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta memiliki koleksi wayang kulit gaya Jawa Timuran yang terawat dengan baik sebagai bagian dari sarana pembelajaran dan penelitian. Koleksi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal keragaman gaya pedalangan di Indonesia, khususnya gaya Jawa Timuran beserta teknik mendalangnya. Gaya pedalangan Jawa Timuran tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Kediri, hingga Malang dan sekitarnya.


Wayang Kulit Bali

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta juga memiliki koleksi wayang kulit Bali sebagai bagian dari sarana pembelajaran dan penelitian. Keberadaan koleksi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dan memahami tradisi pewayangan di luar Jawa, khususnya yang berkembang di Bali. Diharapkan keberadaan koleksi wayang Bali di Prodi Seni Pedalangan mampu memperluas wawasan mahasiswa mengenai keberagaman seni pedalangan di Indonesia. Wayang kulit Bali merupakan salah satu wayang tertua di Nusantara yang memiliki benang merah dengan wayang kulit Jawa.


Wayang Madya

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta memiliki koleksi wayang madya. Koleksi ini dimanfaatkan untuk memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap ragam cerita dan jenis wayang yang berkembang di Indonesia, khususnya wayang yang bersumber cerita selain epos Mahabharata dan Ramayana. Wayang madya merupakan jenis wayang kulit yang mengangkat kisah-kisah dari masa peralihan antara cerita pewayangan purwa dan cerita sejarah Jawa (siklus madya), khususnya yang berkaitan dengan tokoh-tokoh raja di tanah Jawa. Ciri khas wayang kulit madya ialah pengenaan keris pada busana tokoh wayang-wayangnya.


Wayang Gedhog

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta juga memiliki koleksi wayang gedhog. Wayang gedhog merupakan jenis wayang kulit yang secara khusus mengangkat kisah-kisah Panji, yang berlatar belakang kehidupan kerajaan-kerajaan di Jawa. Ciri khas terletak pada pengenaan atribut “tekes” pada bagian kepala tokoh-tokoh wayangnya. Ikonografinya mengacu pada relief-relief Panji di Candi Penataran.


Wayang Wahyu

Program Studi Seni Pedalangan ISI Surakarta juga memiliki koleksi wayang wahyu yang merupakan salah satu ragam wayang wasana. Koleksi ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa bentuk perkembangan wayang yang mengakomodasi nilai-nilai religius di luar tradisi purwa dan madya, sehingga memperluas perspektif dalam memahami fungsi dan peran wayang di masyarakat. Wayang wahyu merupakan jenis wayang kulit yang mengangkat kisah-kisah yang bersumber dari Alkitab.


Wayang Golek Menak

Selain koleksi wayang kulit, Prodi Seni Pedalangan juga memiliki koleksi wayang golek menak. Wayang golek menak merupakan jenis wayang berbahan kayu yang mengangkat kisah-kisah kepahlawanan dalam siklus cerita Menak, yang berkaitan dengan tokoh Amir Hamzah dan penyebaran nilai-nilai Islam. Ciri khasnya tampak pada bentuk figur tiga dimensi dengan kostum dan atribut yang merepresentasikan budaya Timur Tengah yang telah mengalami proses stilisasi dalam tradisi Jawa.

Mari kuliah di Prodi Seni Pedalangan ISI Surakarta